Seandai nya bapak diangkat jadi menteri pendidikan apa program yang anda buat untuk pemeratan sarana dan prasarana sekolah? Kalau kita lihat masih banyak sekolah yang sarana dan prasarana ny masih belum memadai baik fisik bangunan, ruang belajar, meja, bangku dan lain..terlebih sekolah yang berada diperdesaan atau jauh dari jangkauan..mungkin itu dulu sebelum nya ucapakkan terimakaisih..
Seandai nya bapak diangkat jadi menteri pendidikan apa program yang anda buat untuk pemeratan sarana dan prasarana sekolah? Kalau kita lihat masih banyak sekolah yang sarana dan prasarana ny masih belum memadai baik fisik bangunan, ruang belajar, meja, bangku dan lain..terlebih sekolah yang berada diperdesaan atau jauh dari jangkauan..mungkin itu dulu sebelum nya ucapakkan terimakaisih..
Maaf sebelumnya Pak Haji, mohon tanggapan Bapak perihal pendapat kebayakan orang bahkan orang tua siswa sendiri bahwa "sebuah instansi pendidikan yang mempunyai fasilitas pendukung dalam proses pendidikan yang lengkap akan menghasilkan output yang diinginkan, walaupun besarnya biaya pendidikan yang harus dikeluarkan", hanya saja kebanyakan saat anak yang tunjang dengan fasilitas yang sangat memadai lebih cenderung manja, tidak mandiri dan sangat tergantung dengan fasilitas tersebut tanpa ada kreativitas dalam mencari solusi walau tanpa fasilitas ia bisa melakukannya. Dan jika lihat di anak2 yang menuntut ilmu di pondok pesantren yang mana kebanyakan serba kekurangan fasilitas, baik penunjang pendidikan, tempat tinggal dan sebagainya tetapi dapat menghasilkan output dan outcam yang unggul, kreatif, mandiri, tangkas, mempunyai skill dll. Terimakasih sebelumnya 🙏
Dalam makalah tersebut sangat cukup baik pembahasan yang di bahas, namun ada beberapa hal yang perlu kita diskusikan yaitu saya tertarik dengan klasifikasi sarana dan prasarana sekolah dengan memperhatikan seluruh warga sekolah. kita ketahui bahwasannya warga sekolah atau lembaga pendidikan terdiri dari kepala sekolah (pimpinan), karyawan, guru, dan siswa. dalam hal sarana prasarana saya sangat sepakat jika sangat mempengaruhi berjalannya proses balajar mengajar namun terkadang banyak fikiran bahwasannya sarana dan prsarana hanya tertuju kepada guru dan siswa. dalam hal ini jika kita adalah seorang pemimpin sekolah perlu mengkalsifikasikan sarana dan prasarana sekolah untuk pimpinan, karyawan, guru, siswa baik langsung ataupun tidak langsung. bagaimana pendapat bapak di lembaga pendidikan sekarang yang supaya bisa seimbang sarana dan prasarana yang dirasakan oleh kepala sekolah, karyawan, guru dan siswa serta jika sekolahnya berada dalam kekurangan dana seperti sekolah swasta mana yang lebih diutamakan dalam pengadaan sarana dan prasarana?
Assalamualaikum saya marlina.. pak ade izin bertanya, terkait pembahasan makalah bapak.. Sebagainana diketahuni sarana dan prasarana merupakan masalah dalam dunia pendidikan yang tak pernah habis untuk dibahas.. Dalam menunjang mutu pendidikan, dapatkah bapak jelaskan berdasarkan analisis bapak bedasarkan PERMENDIKNAS tentang standar sarana dan prasarana sekolah yang boleh dianggarkan melalui dana bos? Apakah ada batasan” dana dalam pengadaan nya dan kewajiban standarisasi yg hrus dipenuhi setiap sekolah agar akreditasinya menjadi baik?
Assalamualaikum .Wr .Wb Selamat pagi kawan2 semoga kita di jauhkan dari wabah corona .
Sarana dan prasarana yg menjadi pembahasan dalam makalah ini ,setiap lembaga ada SOP dan setiap lembaga harus mengikuti SOP yg ada itu kalau di ikuti hasilnya sangat bagus kalaupun tidak hasilnya ttp bagus.misalnya dalam instrumen akreditasi sekolah harus memiliki ruang UKS,R.komputer, r.kls, lpngn olahraga,parkir dg standar yg di tentukan, Setiap kelas tidak boleh lebih dari 35 siswa, dll. Ini dalam aturannya tetapi dalam kenyataannya banyak sekolah2 yg tidak memenuhi standar tersebut tetapi aout put dan aout camnya ttp bagus,bahkan dengan segala kekuranganxa sekolah tersebut bisa mendapatkan akreditasi Baik dengan melakukan kerjasama dg lembaga lain, krena dalam pertanyaan untuk sarana ADAKAH ADA LAPANGAN BOLA? Klu di jawab ADA sdh mendapatkan NILAI walaupun minjam, ini terlihat seperri formalitas saja.pertanyaanxa sebesar apa pengaruh sarana dan perasarana dalam meningktkan kecerdasan ESQ peserta didik ? Terim ksh pak pemakalah sehat sellu pak Ade
Asalamualaikum pak. Izin Bertanya. Sudh dikathui bersama bahwa sapras sebagai penunjang peningkatan mutu pendidikan. Namun jika ada sekolah yg Hanya mementingkan sapras nya saja, sperti gedung, klas bnyak. Lpngn parkir luas. Tanpa memikirkan kn sdm dan output nya. Apa yg akn bpk lakukan melihat kejadian sperti ini. Dn bagiamna solusi nya. Trimakasih. Wass.
Seandai nya bapak diangkat jadi menteri pendidikan apa program yang anda buat untuk pemeratan sarana dan prasarana sekolah? Kalau kita lihat masih banyak sekolah yang sarana dan prasarana ny masih belum memadai baik fisik bangunan, ruang belajar, meja, bangku dan lain..terlebih sekolah yang berada diperdesaan atau jauh dari jangkauan..mungkin itu dulu sebelum nya ucapakkan terimakaisih..
BalasHapusSeandai nya bapak diangkat jadi menteri pendidikan apa program yang anda buat untuk pemeratan sarana dan prasarana sekolah? Kalau kita lihat masih banyak sekolah yang sarana dan prasarana ny masih belum memadai baik fisik bangunan, ruang belajar, meja, bangku dan lain..terlebih sekolah yang berada diperdesaan atau jauh dari jangkauan..mungkin itu dulu sebelum nya ucapakkan terimakaisih..
BalasHapusMaaf sebelumnya Pak Haji, mohon tanggapan Bapak perihal pendapat kebayakan orang bahkan orang tua siswa sendiri bahwa "sebuah instansi pendidikan yang mempunyai fasilitas pendukung dalam proses pendidikan yang lengkap akan menghasilkan output yang diinginkan, walaupun besarnya biaya pendidikan yang harus dikeluarkan", hanya saja kebanyakan saat anak yang tunjang dengan fasilitas yang sangat memadai lebih cenderung manja, tidak mandiri dan sangat tergantung dengan fasilitas tersebut tanpa ada kreativitas dalam mencari solusi walau tanpa fasilitas ia bisa melakukannya. Dan jika lihat di anak2 yang menuntut ilmu di pondok pesantren yang mana kebanyakan serba kekurangan fasilitas, baik penunjang pendidikan, tempat tinggal dan sebagainya tetapi dapat menghasilkan output dan outcam yang unggul, kreatif, mandiri, tangkas, mempunyai skill dll. Terimakasih sebelumnya 🙏
BalasHapusDalam makalah tersebut sangat cukup baik pembahasan yang di bahas, namun ada beberapa hal yang perlu kita diskusikan yaitu saya tertarik dengan klasifikasi sarana dan prasarana sekolah dengan memperhatikan seluruh warga sekolah. kita ketahui bahwasannya warga sekolah atau lembaga pendidikan terdiri dari kepala sekolah (pimpinan), karyawan, guru, dan siswa. dalam hal sarana prasarana saya sangat sepakat jika sangat mempengaruhi berjalannya proses balajar mengajar namun terkadang banyak fikiran bahwasannya sarana dan prsarana hanya tertuju kepada guru dan siswa. dalam hal ini jika kita adalah seorang pemimpin sekolah perlu mengkalsifikasikan sarana dan prasarana sekolah untuk pimpinan, karyawan, guru, siswa baik langsung ataupun tidak langsung. bagaimana pendapat bapak di lembaga pendidikan sekarang yang supaya bisa seimbang sarana dan prasarana yang dirasakan oleh kepala sekolah, karyawan, guru dan siswa serta jika sekolahnya berada dalam kekurangan dana seperti sekolah swasta mana yang lebih diutamakan dalam pengadaan sarana dan prasarana?
BalasHapusAssalamualaikum saya marlina.. pak ade izin bertanya, terkait pembahasan makalah bapak..
BalasHapusSebagainana diketahuni sarana dan prasarana merupakan masalah dalam dunia pendidikan yang tak pernah habis untuk dibahas..
Dalam menunjang mutu pendidikan, dapatkah bapak jelaskan berdasarkan analisis bapak bedasarkan PERMENDIKNAS tentang standar sarana dan prasarana sekolah yang boleh dianggarkan melalui dana bos? Apakah ada batasan” dana dalam pengadaan nya dan kewajiban standarisasi yg hrus dipenuhi setiap sekolah agar akreditasinya menjadi baik?
Assalamualaikum .Wr .Wb
BalasHapusSelamat pagi kawan2 semoga kita di jauhkan dari wabah corona .
Sarana dan prasarana yg menjadi pembahasan dalam makalah ini ,setiap lembaga ada SOP dan setiap lembaga harus mengikuti SOP yg ada itu kalau di ikuti hasilnya sangat bagus kalaupun tidak hasilnya ttp bagus.misalnya dalam instrumen akreditasi sekolah harus memiliki ruang UKS,R.komputer, r.kls, lpngn olahraga,parkir dg standar yg di tentukan, Setiap kelas tidak boleh lebih dari 35 siswa, dll. Ini dalam aturannya tetapi dalam kenyataannya banyak sekolah2 yg tidak memenuhi standar tersebut tetapi aout put dan aout camnya ttp bagus,bahkan dengan segala kekuranganxa sekolah tersebut bisa mendapatkan akreditasi Baik dengan melakukan kerjasama dg lembaga lain, krena dalam pertanyaan untuk sarana ADAKAH ADA LAPANGAN BOLA? Klu di jawab ADA sdh mendapatkan NILAI walaupun minjam, ini terlihat seperri formalitas saja.pertanyaanxa sebesar apa pengaruh sarana dan perasarana dalam meningktkan kecerdasan ESQ peserta didik ?
Terim ksh pak pemakalah sehat sellu pak Ade
Asalamualaikum pak. Izin Bertanya. Sudh dikathui bersama bahwa sapras sebagai penunjang peningkatan mutu pendidikan. Namun jika ada sekolah yg Hanya mementingkan sapras nya saja, sperti gedung, klas bnyak. Lpngn parkir luas. Tanpa memikirkan kn sdm dan output nya. Apa yg akn bpk lakukan melihat kejadian sperti ini. Dn bagiamna solusi nya. Trimakasih. Wass.
BalasHapus