Ilustrasi: Pixabay
JAKARTA – Sedang viral pendapat seorang komisioner KPAI yang menyatakan, jika berenang satu kolam renang  dengan lawan jenis, punya risiko menyebabkan kehamilan pada wanita. 
Namun bagaimana pendapat  pakar soal pemikiran ini?
Well menurut seorang pakar di bidang ini bernama Michelle Petropoulos, PA-C, DFAAPA, suhu air di kolam renang yang mana berbeda dengan tubuh manusia, tidak akan bisa memberi sokongan kehidupan bagi sperma untuk dapat bertahan.
“Sperma dapat bertahan hidup beberapa hari di dalam tubuh wanita. Namun di luar itu, maka akan mati,” jelasnya seperti dilansir laman Ubykotex.
Hal senanda juga disampaikan ob-gyn Antonio apizzaro, MD. Menurut dia, jika dilihat dari kacamata medis, hal ini bisa dibilang masuk dalam kategori mustahil.
“Tanpa kontak fisik dan dengan emisi air man* di dalam air, saya tidak melihat adanya kemungkinan itu,” kata Antonio Pizzaro, seperti dilansir SELF.
Menurut dia, agar bisa terjadi pembuahan, lanjut dia, air mani harus berada sangat dekat dengan Miss V,  agar dapat berenang dan masuk ke dalam vagina.(ruf/fin)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.